Pemprov Kucurkan Dana Umroh Rp 5,2 Miliar

SERANG, TAPOS. Pemerintah Provinsi Banten mengalokasikan anggaran umroh untuk 200 orang dari berbagai elemen masyarakat tahun 2012 ini. Besaran anggaran mencapai Rp 5,2 miliar, atau per orang dijatah sebesar Rp 26 juta. Untuk gelombang pertama, telah diberangkatkan sebanyak 96 orang Jumat (11/5) lalu, sisanya akan diberangkatkan Minggu (27/5) mendatang.

Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Banten Zaenal Mutaqien mengatakan, dana umroh itu berasal dari anggaran yang berada di Biro Kesra, dan bukan berasal dari anggaran Bantuan Sosial (Bansos) seperti yang ramai diberitakan sebelumnya.

Zaenal juga membantah, jika pemberangkatan gelombang kedua sempat mengalami kendala pembuatan paspor. Diduga, pembuatan paspor menuai masalah lantaran pencairan dana dari DPKAD Provinsi Banten ditandatangani bukan oleh kepala DPKAD, melainkan oleh seorang kepala bidang (Kabid).

“Memang benar pencairan dana itu ditandatangani Kabid perbendaharaan selaku kuasa bendahara umum daerah, tapi itu kan tidak meyalahi aturan. Jika tidak bisa diwakilkan, dan kebetulan saya sedang berada di luar, nanti kegiatan tidak bisa berjalan,” kata Zaenal, saat dikonfirmasi, kemarin.

Sebagai bendahara daerah, kata dia, DPKAD Banten berhak mencairkan anggaran untuk kegiatan di SKPD, termasuk dalam hal ini anggaran umroh yang berada di Biro Kesara. “Umroh itu kan dananya dari dana kegiatan, bukan dari dana bansos, jadi ada bendahara kegiatannya di Biro Kesra. Lebih jelasnya, tanya ke Kesra,” ujarnya menegaskan.

Ketika dikonfirmasi lebih jauh, Kepala Biro Kesra Pemprov Banten Anis Zulfuad membantah adanya masalah pembuatan paspor. Kata dia, semuanya sudah selesai dan gelombang kedua siap berangkat. Meski begitu, ketika ditanya terkait alokasi anggaran, Anis mengaku tidak tahu. “Saya tidak hafal, langsung tanya ke PPTK (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan, Red),” katanya singkat.

Berbeda, Kasubag Keagamaan sekaligus PPTK umroh pada Biro Kesra Pemprov Banten Rubal Faisal saat dikonfirmasi justru membenarkan ada masalah pembuatan paspor. Namun sampai batas akhir tanggal 16 Mei, pembuatan paspor itu sudh selesai. Untuk gelombang dua yang  berjumlah 104 orang, kata dia akan diberangkatkan ke tanah suci Mekah pada Minggu mendatang.

“Per orang dialokasikan sebesar Rp 26 juta. Namun sekali lagi saya tegaskan, alokasi umroh ini bukan dari dana hibah atau bansos. Tetapi ini dari dana kegiatan di Biro Kesra,” tegasnya.(yul/bud)

Tangsel-Pos.COM © Copyright 2012
ddd
PT Serpong Media Utama
Alamat Redaksi: Griya Pena, Ville C/32 Nomor 12, Golden Road, ITC BSD, Jalan Raya Serpong, Kota Tangerang Selatan


Desigb By RnB.Design.CoM