Hari Pertama UN Lancar
SETU, TAPOS. Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) hari pertama di beberapa sekolah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berjalan lancar dan tidak ditemukan kebocoran.
Untuk memastikan tidak adanya kebocoran soal, Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany meninjau langsung pelaksanaan di sejumlah sekolah, seperti di SMAN 2 Tangsel, MAN Insan Cendekia, dan SMAN 4 Tangsel.
Menurut dia, jika masyarakat mengetahui adanya kebocoran, maka dia meminta segera melaporkan ke Dinas Pendidikan setempat.
“Jika memang masyarakat mengetahui adanya bocoran soal langsung dapat menyampaikan ke Dinas Pendidikan atau ke sana (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan), dengan bukti-bukti lengkap,” kata Airin selepas mantau di MAN Insan Cendekia.
Dalam pantauannya di beberapa sekolah, pada kesempatan tersebut, Airin memberikan dukungan moril kepada para peserta UN.
Adik ipar Gubernur Banten ini sempat berbincang-bincang dengan peserta UN. Para siswa mengaku sedikit tegang, meskipun sudah mempersiapkan UN sejak dua minggu lalu.
“Insya Allah semua berjalan lancar. Belum ada imformasi kebocoran soal. Justeru kalau wartawan ada informasi kebocoran soal, tolong beritahu dan berikan buktinya ya. Saya berharap, siswa yang mengikuti UN di Tangsel bisa lulus 100 persen,” tegas Airin.
Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kota Tangsel, Dedi Rafidi mengatakan, tahun ini, jumlah siswa yang ikut UN sebanyak 13050 siswa dari 122 sekolah yang terdiri dari 54 SMA, 56 SMK dan 12 MA.
Dedi mengatakan untuk hari pertama UN ini belum ada laporan yang masuk terkait siswa yang sakit atau tidak dapat mengikuti UN.
“Kami belum mendapatkan laporan terkait siswa yang tidak bisa mengikuti ujian, 100 persen masuk dan mengikuti ujian,”katanya.
Sementara saat memantau UN di MAN Insan Cendikia, Airin didampingi Direktur Pendidikan Madrasah Dirjen Pendidikan Islam, Prof Dr H Dedy Djubaedi. Dedy Djubaedi berharap 410 siswa MAN Insan Cendekia diharapkan bisa lulus 100 persen.
Sementara salah seorang siswi Ruth Nelta T, siswi kelas XII IPS-3 SMA Negeri 2, mengaku tak menyangka dapat bertemu dan memperoleh dukungan moril secara langsung dari Walikota.
Siswi yang rencananya akan melanjutkan ke Universitas Indonesia ini sudah mempersiapkan UN secara matang. Mulai dari metode pembelajaran di rumah dan sekolah, hingga kesiapan fisik serta mental untuk menghadapi UN.
“Senang sekali bisa ditemui ibu Walikota, apalagi dikasih semangat. Mudah-mudahan bisa dapat hasil yang memuaskan,” terang Ruth, sumringah seraya melakukan doa bersama dengan teman-temannya sebelum masuk ke dalam kelas.(irm)







