Category Archives: Inspirona
“Perantau” Pantang Menyerah
Sekecil apapun peluang usaha kalau dimanfaatkan dengan baik niscaya hasilnya juga akan maksimal dirasakan. Itulah prinsip yang mengantarkan perempuan asal Lampung, Juli Yanti mampu bertahan hidup ditengah gempuran kebutuhan hidup serba mahal seperti kondisi saat ini. Meski saat ini ia hanya berstatus buruh di salah satu pabrik di wilayah Kabupaten Tangerang, namun Juli mampu menunjukan spirit untuk berbuat lebih jauh dari sekadar hanya menjadi buruh.
Berawal Dari Bisnis Rumahan
Do what you love and love what you do! Pesan ini terus melecut Laila Asri mengembangkan minatnya di bidang perawatan tubuh. Tak mau sekadar menjadi penikmat, ia memberanikan diri memproduksi produk-produk perawatan tubuh berkualitas: Pourvous.
Tak Pernah Menyerah Pada Keadaan
Dalam hidup ini, apapun bisa dilakukan seseorang untuk memiliki bisnis sendiri. Bisa dengan menggadaikan sertifikat rumah maupun menjadi tukang ojek sekalipun, semua bisa dilakoni asal tujuan memiliki usaha sendiri bisa terealisasi. Begitu juga usaha keras yang dilakoni, Herlina-pemilik rumah makan Soto Betawi-Pamulang-Kota Tangerang Selatan ini. Bagi anda yang pernah mampir dan makan di rumah makan itu, mungkin tidak menyangka rumah makan tersebut merupakan jerih payah Herlina.
Berbisnis Dini, Masa Depan Cerah
Umurnya masih 20 tahun-an, tetapi adrenalin bisnisnya sudah mulai terlihat. Selain itu, pebisnis muda ini (bisa dikatakan demikian), memiliki wajah cantik serta talenta dan masa depan cerah untuk menjadi bisnis woman nan sukses di masa depan. Melihat kesuksesannya saat ini, hal itu bukan sesuatu yang mustahil bagi Angelina Shintia Wardhani, pengusaha bergabai jenis sarung gadget berlabel “Nave Case” ini.
Berkat ide cemerlangnya menciptakan peluang usaha ini, dara manis yang masih tercatat sebagai mahasiswi Universitas Prasetya Mulia Businness School ini, berhasil mendapatkan pemasukan hingga ratusan juta per bulannya.
Eks PRT, Kini Calon Doktor
Indonesia merupakan salah satu negara pemasok Tenaga Kerja Wanita (TKW) terbesar di dunia, khususnya ke negeri timur tengah. Namun dari sekian banyak TKW, mungkin hanya sedikit yang bisa terus mengembangkan dirinya, setelah melepas jabatan sebagai pahlawan devisa itu. Dan Nuryati solapari adalah diantaranya.
Perempuan berkerudung ini memang sempat menjalani kehidupan di negeri orang sebagai pembantu rumah tangga, yaitu di Arab Saudi. Itu terjadi pada tahun 1998, setelah ia lulus dari SMA Prisma. Tujuannya menjadi TKW mungkin memang berbeda dari orang lain yang hanya ingin mendapatkan uang besar untuk modal usaha, atau membangun rumah.
Kesuksesan Harus Diraih
Mulailah bergerak. Lakukan sesuatu mulai dari kecil. Semakin kecil modalnya, semakin mudah untuk mendapatkan keuntungan. Ciptakan nilai lebih untuk orang lain, dan anda akan mendapatkan hasil lebih.
Begitu kira-kira ungkapan yang dilontarkan Lia Aprilia, wanita lulusan Diploma (D3) Kedokteran ini, dalam meretas kesuksesan seperti direngkuhnya seperti saat ini. Umurnya baru 29, tetapi calon Dokter ini sudah menjadi salah satu orang kepercayaan di tempat ia bekerja. Meski lulusan D3 Kedokteran, tetapi Lia-sapaan akrabnya masih terus meretas jalan menuju impiannya itu.













